Senin, 18 Juli 2011
Kisah Cinta Seorang Wanita Terhadap Gurunya
Mutiara wanita yang baik, manis, pintar, agak pemalu yang sering dikerjain oleh gurunya sewaktu belajar dikelas. Dari situlah kebersamaan dalam belajar hingga munculah perasaan diantara mereka. Waktu terus berjalan dan belajar pun selesai dalam kurun waktu kurang lebih 1 bulan. Tapi setelah berakhirnya pelajaran yang Mutiara tempuh di Lembaga Pendidikan tersebut mereka masih saling komunikasi dan bertemu. Pertemuan mereka awalnya masih seputar konsultasi masalah tugas - tugas kuliah hingga ke perbincangan masalah hati dan perasaan.
Tanpa ada seorang pun yang mengetahui bahwa ada hubungan diantara mereka yang ternyata sudah berlangsung sejak 3 tahun yang lalu, itu berarti semenjak Mutiara selesai belajar bersama gurungya di Lembaga Pendidikan tersebut. Namun setelah itu muncullah permasalahan diantara mereka. Mutiara membaca email yang ditulis gurunya untuk mahasiswa selain Mutiara. Mutiara kecewa, sedih, dan marah tapi sang guru hanya diam dan tidak ada penjelasan kepada Mutiara.
Tentu saja mutiara merasa sangat sedih, marah dan kecewa. Meskipun Mutiara tau bahwa mereka juga tidak mungkin bisa besatu karena baik Mutiara maupun gurunya, mereka sudah mempunyai keluarga masing - masing. Mutiara sebenarnya hanya bermaksud baik ingin menyadarkan gurunya bahwa dia hanya untuk istrinya dan gak boleh suka merayu dan memberikan harapan2 untuk muridnya. Mutiara berharap wanita special hanyalah istrinya, kalaupun ada muridnya yang menjadi special bagi gurunya hanyalah Mutiara.
Permasalahan itu muncul baru akhir2 pekan ini, dan Mutiara curhat kepada temannya dia bernama Intan. Intan adalah perempuan yang bekerja diLembaga Pendidikan tersebut yang juga pernah membantu dia belajar komputer. Intan pun terkejut dengan cerita itu karena gak nyangka aj kalau setelah berakhirnya bimbingan belajar itu ternyata mereka masih berkomunikasi saling konsultasi bahkan lebih dari itu.
Mereka ternyata sering jalan makan siang bersama, barang - barang paketan yang sering datang untuk guru tersebut ternyata juga dari siswanya yaitu Mutiara. Intan sudah menganggap Mutiara sebagai sahabat dan Intan juga sering curhat dan minta tolong terutama mengenai masalah obat - obatan karena Mutiara adalah seorang apoteker.
Tapi bererapa pekan terakhir ini semenjakl Mutiara dan gurunya tersebut ada masalah diantara mereka Mutiara pun juga cerita sampai menangis. Setelah beberapa hari Mutiara memberi kabar kalau dia sudah berbaikan dengan gurunya tersebut dan kelihatannya bahagia sekali MUtiara. Tangisan dan kesedihan Mutiara yang dia curhatakan Intan hanya bisa menenangkan Mutiara dan mencoba membantu menjadi penghubung mereka karena tidak bisa membantu banyak.
Tetapi pada akhirnya Intan bingung kenapa Mutiara justru menuduh Intan menjadi penghalang pertemuan dia dengan gurunya. Bahkan Mutiara menuduh kalau Intan juga suka sama guru itu karena waktu Mutiara ingin ketemu dengan gurunya Intan diminta buatin janji "Mbak saya ingin bertemu sebentar saja hanya ingin kosnsultasi aj kok " Intan menjawab " ya nanti saya sampekan beliau bisa bertemu sebentar atau tidak karena beliau lagi ngajar"
Tapi Mutiara jurstru malah berburuk sangka terhadap Intan, yang mengira Intan hanya mencari alasan aj supaya Mutiara gak bisa bertemu dengan gurunya. "Kalau mbak suka dengannya silahkan mbak ambil saja dia dari saya, saya gak pa2 ikhlas kok", saya kan orang munafik, jahat, sok baik, dan sok perhatian" Kata Mutiara kepada saya. " Astagfirullah, kenapa orang yang sudah Intan anggap sebagai sahabat berbicara seperti itu " gumam Intan dalam hati.
Padahal Intan merasa tak pernah punya pikiran seperti itu untuk menyukai gurunya, karena meskipun Inta sekantor tapi Intan gak begitu dekat dengan beliau makanya Intan merasa sedih bila dituduh seperti itu. Padahal Mutiara belum lama memberi Intan sebuah jilbab sebagai kado Ulang tahun Intan tp sekarng malah persahabatn mereka merenggang.
Sekarang Intan sudah jarang komunikasi lagi dengan Mutiara. Intan pun gak tau bagaimana hubungan Mutiara dengan gurunya. Meskipun Intan sekantor dengan beliau dan bertemu setiap hari tp Intan tidak pernah bertanya atapun membicarakan hal - hal seperti itu. Kami komunikasi hanya sebatas pengajar dan karyawan biasa yang tuganya menyiapkan keperluan guru seperti presensi, marker itu saja dan gak lebih.
Intan berharap semuanya akan kembali normal seperti dulu lagi dan persahabatan pun akan terjalin kembali diantara Mutiara dan Intan. Bagi Intan mencari musuh bisa dilakukan dalam hitungan menit bahkan detik, tapi kaalu menjalin sebuah persahabatan gak akan cukup dalam 1 tahun. Itulah sedikit cerita saya hari ini. Mungkin bisa diambil kesimpulan bahwa didalam sebuah persahabatan membutuhkan adanya kepercayaan dan saling menghormati.
Puisi Q
Thusday, 18 Oktober 2008
Sahabat….
Dalam ruang perjalanan sejarah hidup kita ada mimpi kita bersama, jauh…..dibelakangsana. Dan untuk membuka pintu ruang itu, kita harus memasuki koridor - waktu yang cukup panjang sarat beban, sarat rintangan, namun sarat pula kesan. Dan kita pun sering bertemu ruang – ruang buntu dan berdebu yang terkadang membuat kita ragu.
Kadang kita lewati lorong yang cukup luas sehingga kita bisa melangkah beriringan bersama. Namun ada masanya kita lewati lorong yang sempit sehingga kita menapakinya bergantian, …sendirian ! ! !..disaat itulah kita merasakan kesunyian meratapi hati, mencekam hingga menusuk kalbu yang paling dalam.
Disaat sepi itulah aku baru tersadar bahwa tanpamu jalan ini terasa jauh……. Dan sepiii…sekali.
Namun sahabat…….
Bila kau terjaga dari mimpimu dan merasakan kepedihan yang sama ingatlah bahwa aku menemanimu. Walau jarak dan waktu tlah memisahkan kita, mrnjauhkan hari - hari serta penuh canda. Tapi ingatlah persahabatn kita tidak akan pernah berakhir. Dan apabila waktu saat kita bertemu lagi kita akan merajut kembali cerita yang sempat terpenggal. Cerita milik kita bersama.
" Tuk semua sahabatku ....."
Mudah Saja
Tuhan
Aku berjalan menyusuri malam
Setelah patah hatiku
Aku bedoa semoga saja
Ini terbaik untuknya
Dia bilang
Kau harus bisa seperti aku
Yang sudah biarlah sudah
Mudah saja bagimu
Mudah saja untukmu
Andai saja.. Cintamu seperti cintaku
Selang waktu berjalan kau kembali datang
Tanyakan keadaanku
Ku bilang
Kau tak berhak tanyakan hidupku
Membuatku semakin terluka
Mudah saja bagimu
Mudah saja untukmu
Coba saja lukamu seperti lukaku
Kau tak berhak tanyakan keadaanku
Kau tak berhak tanyakan keadaanku
Mudah saja bagimu
Mudah saja untukmu
Andai saja cintamu seperti cintaku
Mudah saja…
Koleksi Sheila on 7 yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu Sheila On 7 – Mudah Saja
Gambar Artis Indonesia
Menanti Cinta
Krisdayanti – Menanti Cinta
sejak lama aku berdiri
dalam sepinya rongga hati
tak satu pun burung
mampu menjawab
* hanya padaMu ku bertanya
lewat setiap sujudku ini
siapa kah nanti
cinta untukku
reff:
wahai penilai hati lihat batinku
nyaris bernanah karna luka tersayat
merana menantikan cinta dan kasih hidupku
rahasia itu hanya Kau yang tahu
namun aku tak mau jadi tuna cinta
tuntun hatiku dalam sabar menanti jodohku
repeat *
repeat reff
rahasia itu hanya Kau yang tahu
namun aku tak mau jadi tuna cinta
namun harus ku ikhlaskan nasib cintaku padaMu
Lirik lagu Krisdayanti – Menanti Cinta ini dipersembahkan oleh LirikLaguIndonesia.Net. Kunjungi DownloadLaguIndonesia.Net untuk download MP3 Krisdayanti – Menanti Cinta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saran dan masukan untuk lebih berkembang